Sabtu, 26 Maret 2016

Wujudkan Bengkulu Jadi Kota Pariwisata



Bengkulu Siap Jadi Kota Pariwisata
            Bengkulu adalah sebuah provinsi yang ada di barat daya Pulau Sumatera dan di sebagian wilayah dari Bengkulu ini pernah dibawah kekuasaan dari Kerajaan Inderapura semenjak abad ke-17. Kerajaan Inderapura ini sendiri merupakan sebuah kerajaan yang berada di wilayah kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat sekarang, dan berbatasan langsung dengan Provinsi Bengkulu. Bengkulu pada saat ini merupakan provinsi sekaligus kota yang sangat banyak menyimpan kekayaan alam terutama dibidang wisata seperti Pantai Panjang, Pantai Zakat, Pantai Tapak Paderi dan masih banyak lagi pantai yang ada di Kota Bengkulu. Selain itu Bengkulu memiliki Pantai yang sangat cantik di daerah Kaur Bengkulu Utara yaitu Pantai Linau yang pemandangannya dapat menyejukkan setiap orang yang melihatnya. Lalu di daerah Kabupaten Rejang Lebong tepatnya di Kota Curup, Bengkulu juga memilliki Gunung Berapi yang masih aktif yaitu Bukit Kaba yang ketinggiannya mencapai 1.938 mdpl yang menyuhguhkan pemandangan erotis nan cantik dan dapat melihat keindahan Kota Curup dari puncaknya. Lagi, Bengkulu juga memiliki Taman Agrowisata yaitu Kebun Teh Kabawetan yang berada di Kota Kepahiang dan memiliki luas mencapai 650 Ha. Membicarakan wisata yang ada di Bengkulu mungkin tidak akan ada habisnya karena suguhan alam yang diberikanpun sangat menarik. Namun untuk mewujudkan Bengkulu sebagai Kota Pariwisata masih banyak hal yang harus dibenahi, mulai dari kesadaran warga, pembenahan sarana dan prasarana, serta perawatan yang baik.
Untuk dapat mewujudkan Bengkulu Kota Priwisata, yang pertama masyarakat dalam kota lah yang harus disadarkan kejiwaan dan kecintaannya terhadap alam yang ada di sekitar mereka karena dengan pola tingkah masyarakat yang baik dan bijak dengan tidak merusak alam seperti membakar pohon, membuang sampah sembarangan, dan merusak alam lainnya, maka alam yang Bengkulu punya akan terlihat lebih baik lagi dari sekarang karena apa? Untuk mewujudkan Kota Pariwisata ini Bengkulu harus berani merubah semua tingkah laku, pola, dan kebiasaan tangan- tangan jahil yang sangat senang merusaknya.
Seperti halnya membuang sampah di pantai yang saat ini sedang marak – maraknya terjadi di Kota Bengkulu hal ini dapat membuktikan bahwa masyarakat yang berada di sekitaran Kota Bengkulu ini kurang peduli dengan lingkungan yang bersih dan sehat, jadi pola tingkah laku yang seperti itulah yang harus mendapatkan pengertian dan pemahaman lebih dalam lagi agar masyarakat itu sendiri sadar bahwa betapa pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan terutama untuk tidak membuang sampah sembarangan karena di Bengkulu sendiri sudah banyak turis – turis asing yang berdatangan untuk menikmati keindahan alam yang di suguhkan oleh Bengkulu salah satunya yaitu pantai. Jadi jika masyarakat masih bermalas – malasan umtuk merawat lingkungan sekitar maka efek yang ditimbulkan itu bukan hanya untuk pemerintah tapi juga untuk masyarakat yang berjualan di sekitaran pantai, menyedihkan jika lingkungan pantai yang alamnya sangat cantik itu tidak terjaga maka pedagang – pedagang yang berjualan di sekitaran pantai itu akan sepi karena wisatawan tidak suka berdatangan ketempat yang lingkungan nya tidak sehat, lalu akan mempengaruhi perekonomian warga yang berdagang di sekitaran pantai.
Yang kedua Pemerintahan Kota Bengkulu khusus nya Dinas Pariwisata juga harus ikut  andil dalam mewujudkan impian yang menginginkan Bengkulu menjadi Kota Pariwisata, yaitu dengan bantuan sarana dan prasarana yang cukup untuk dapat mempermudah para wisatawan yang akan berkunjung ke tempat – tempat wisata terutama wisata alam. Sarana adalah fasilitas dan perusahaan yang memberikan pelayanan nya kepada para wisatawan baik secara langsung maupun tidak langsung. Maju atau mundurnya suatu objek wisata adalah bergantung pada jumlah pengunjungnya, jadi sarana di sini sangat berperan penting dalam keberlangsungan sebuah objek pariwisata, yang dimaksudkan sarana disini misalnya seperti Travel Agent, Tour Operator, terutama lagi untuk Trasportasi Angkutan Wisata, karena di Bengkulu sendiri masih sangat dikit Travel Agent yang dapat membantu dan mengarahkan para wisatawan dari luar daerah Bengkulu atupun dari luarnegeri seperti turis – turis asing, jadi jasa Travel Agent ini bisa bekerjasama dengan pihak Dinas Pariwisata dan Dinas Ketenagakerjaan karena biasanya para turis – turis dari luar Indonesia akan mengurus surat kunjungan kepada kantor – kantor dinas terkait sehingga untuk jasa Travel Agent ini bisa di tawarkan kepada wisatawan asing, namun tidak menutup kemungkinan untuk wisatawan yang berasal dari Indonesia ini sendiri misalnya saja wisatawan yang datang dari luar Pulau Sumatera jasa Travel Agent ini sangat dapat membantu mereka dalam berwisata di Bengkulu karena objek wisata alam yang ditawarkan oleh Bengkulu ini tidak tanggung – tanggung keberadaan nya bahkan ada sebuah objek wisata pantai yang keberadaan nya lumayan jauh dari pusat Kota Bengkulu yang jarak tempuhnya 5 sampai 6 jam. Jadi Travel Agent ini akan sangat membantu para wisatawan yang berdatangan ke Bengkulu.
Lalu di bidang prasarana, prasarana pariwisata adalah semua fasilitas umum atau fasilitas dasar yang memungkinkan sarana kepariwisataan dapat hidup dalam artian banyak pengunjung berdatangan dalam rangka untuk memberikan pelayanan kepada pawa wisatawan. Misalnya seperti prasarana perhubungan yaitu yang terkait dengan jalan, irigasi, dan terminal bus / parkiran. Di Bengkulu sendiri untuk menempuh perjalanan ke beberapa objek pariwisata masih banyak jalan - jalan yang kurang baik (rusak) jadi disini pemerintah ikut andil lagi dalam bidang pembangunan untuk merealisasikan jalan yang bagus untuk menempuh tempat – tempat wisata terutama wisata alam, sehingga para wisatawan akan banyak dan sering berdatangan ke tempat – tempat wisata yang saat ini masih sedikit sepi karena menginat jarak tempuhnya yang sulit dijangkau. Dan juga untuk tempat – tempat wisata lainnya yang memerlukan terminal bus / tempat parkiran, karena ini seringkali terjadi keluhan dari wisatawan tempat parkir yang besar seperti tempat parkir bus yang saat ini masih kurang di tempat – tempat wisata, jadi ini akan menjadi PR bagi pemerintah da pengelolah tempat wisata tersebut.
Masih di bidang prasarana, selanjutnya yaitu prasarana keamanan ini yang sangat penting di setiap tempat wisata manapun karena keamanan tersebut akan menimbulkan kenyamanan bagi para pengunjung objek wisata sehingga para wisatawan tidak ragu lagi untuk berwisata di tempat yang keamanan nya sudah baik dan teratur.
Yang terakhir untuk mewjudkan Bengkulu Kota Pariwisata yaitu dengan perawatan, maksud perawatan disini yaitu menjaga dan merawat sarana dan prasarana di setiap objek pariwisata yang sudah ada, karena membangun saja tidak cukup untuk sebuah objek wisata, namun harus ada pengimbang antara membangun dan menjaga. Untuk menjaga itu sendiri tidak harus semuanya dari pengelola objek wisata saja namun untuk membantu meringankan pekerjaan para pengelola objek wisata ini setiap pengunjungnya pun harus belajar untuk tertib dan menjaga kelestarian alam dari objek wisata itu sendiri. Dan hal positifnya untuk merawat objek wisata tersebut dapat membuka peluang pekerjaan bagi para pengangguran seperti membantu membersihkan pantai yang saat ini pantai panjang kita yang cantik ini sedang ternodai oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab yang seringkali membuang sampah ke pantai dan akhirnya apa yang terjadi? Sampah yang sudah di buang ke pantai tadi lambat laun akan kembali lagi ketepian dan menumpuk lah sampah – sampah tersebut dibibir pantai yang dapat membuat pemandangan menjadi tidak sedap.
Jadi, mari kita warga Provinsi Bengkulu berantusias dalam mewujudkan Bengkulu sebagai Kota Pariwisata dengan mengingat 3 point penting tadi, yang pertama yaitu dari melatih kesadaran warga untuk perduli dengan lingkungan terurama alam, yang kedua pembenahan sarana dan prasarana yang kita harapkan kepada pemerintahan Kota Bengkulu, serta yang ketiga perawatan yang baik sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi pengangguran dan menambah nilai plus dalam perekonomian masyarakat sekitaran yang tinggal di dekat objek – objek wisata.
Lalu sudah siapkah Bengkulu menjadi Kota Pariwisata?