WISATA ALAM “HUTAN MANGROVE”
DI PULAI BAAI BENGKULU
Pulau
Baai merupakan salah satu Pelabuhan yang terletak tidak jauh dari pusat kota
Bengkulu kurang lebih 20 KM melalui jalan darat. Di sana terdapat kawasan
perairan dan perikanan yang menarik untuk dikunjungi. Banyak sekali keindahan
maupun kebudayaan bahari yang bisa dilihat dan dipelajari dari sana. Para
wisatawan dapat mencoba untuk mengunjungi beberapa tempat di sana dan
memperdalam apa yang bisa mereka lihat dan dalami, karena di sana tidak hanya
pelabuhan saja tapi ada juga beberapa tempat menarik dan terkadang tidak
disadari penduduk lokal maupun turis.
Saat
memasuki kawasan pulau baai menuju dermaga, para wisatawan akan melewati
jembatan yang tepat dibawahnya banyak kapal-kapal nelayan yang notaben mata
pencaharian utama masyarakat di sekitar pulau baai adalah nelayan dan pembuat
jarring ikan.
Tidak
jauh dari kawasan dermaga pulai baai terdapat kampung bahari yang mana
kebudayaan dan mata pencaharian masyarakatnya merupakan salah satu objek yang
menarik untuk di eksplor. Di pulai baai ini pelabuhan adalah fungsi utamanya.
Pelabuhan itu sendiri dimanfaatkan untuk akses kapal penumpang menuju
pulau-pulai kecil seperti pulau enggano ataupun pulai tikus dan juga kapal
barang seperti kapal batu bara.
Melihat
dari sanalah saya berfikir bahwa ada potensi yang besar untuk menjadikan
kawasan pelabuhan pulai baai ini sebagai objek wisata yang tidak biasa. Dan
menurut saya sangat ada kemungkinan untuk mendirikan wisata alam seperti wisata
Hutan Mangrove dan wisata penanaman bibit mangrove oleh para wisatawan,
sehingga wisatawan yang berkunjung tidak hanya dapat memanjakan mata mereka
namun juga para wisatawan dapat merelaksasikan fikiran mereka dan pastinya ada
nilai edukasi yang didapatkan dari wisata alam hutan mangrove ini.
POSITIONING
Wisata
alam Hutan Mangrove ini diposisikan sebagai tempat wisata terobosan baru yang
di peruntukkan semua kalangan dan semua umur mulai dari anak kecil hingga
dewasa.
Dalam pemasaran tempat wisata Hutan
Mangrove ini terdapat beberapa hal mendasar dalam membangun positioning tempat
wisata ini yaitu tempat wisata Hutan Mangrove ini membangun strategi
positioningnya pada alasan spesifikasi pengunjung wisata. Hal ini dapat
dijelaskan, bahwa tempat wisata Hutan Mangrove ini merupakan tempat wisata yang
memang di khususkan untuk aktivitas berpetualang dan belajar di alam terbuka,
karena jika dilihat sari segi wisata, di Bengkulu sendiri kurang terekspose
tempat-tempat wisata yang memiliki nilai edukasi dalam beragam kegiatan yang di
lakukan di alam terbuka.
Positioning
yang dilakukan pemasar di dalam memasarkan tempat wisata Hutan Mangrove ini
kepada konsumen yang dituju, ditentukan berdasarkan :
a. Penentuan
posisi menurut pengelolah wisata
Melihat
dari sisi tempat wisata yang ditonjolkan
sebagai tempat wisata baru yang tiak
biasa, di sini kita dapat melihat bahwasanya tempat wisata Hutan Mangrove ini memposisikan
diri untuk mereka yang senang beraktifitas, berpetualang, belajar dan mencari tantangan
di alam terbuka.
b. Penentuan
posisi menurut pengunjung
Ini berarti
memposisikan tempat wisata Hutang Mangrove sebagai yang tempat wisata terbaik
dan unik untuk para wisatawan.
DIFFERENTIATON
Dewasa
ini, pelabuhan pulau baai sendiri hanya diperuntukkan pada orang-orang yang
berkepantingan, maksudnya hanya orang-orang yang ingin menyebrang pulai atau
hanya nelayan-nelayan saja yang datang untuk melakukan aktifitas di pulau baai
tersebut.
Namun
dengan seiring perkembangan zaman, maka pengelolah dari pelabuhan pulau baai
itu sedikit merubah fungsi dan kegunaan dari pelabuhan pulau baai itu. Dengan
membuat terobosan wisata yang tidak biasa di Bengkulu sendiri. Yaitu tempat
wisata Hutan Mangrove, dimana tempat wisata ini memiliki keunikan yang dalam
pelayanan wisatanya. Para wisatawan tidak hanya dapat melihat saja bagaimana
keindahan Hutan Mangrove itu tetapi juga para wisatawan dapat belajar bagaimana
melestarikan tanaman mangrove yaitu pohon bakau yang sudah jelas baik untuk
kelestarian di sekitaran pulai baai tersebut. Dan juga dengan adanya tempat
wisata ini sudah jelas akan meningkatkan perekonomian masyarakat yang tinggal
di kampung bahari tersebut.
Maka
dari itu tempat wisata Hutan Mangrove ini dikemas dan di promosikan secara apik
agar dapat memikat para wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.
Diferensiasi
itu dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kelestarian Hutan Mangrove,
mempromosikan tempat wisata yang ada di Kota Bengkulu , menghadapi perubahan
selera wisata yang di inginkan oleh para wisatawan. Sehingga tempat wisata ini
bisa bertahan di era persaingan wisata alam lainnya.
BRANDING
“JELAJAH
ALAM WISATA HUTAN MANGROVE DI PULAU BAAI BENGKULU”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar